Google di komputer kita


Hhm… ada yang tau sidebar-nya vista ? itu tuhhh.. yang ada disebelah kanan layar monitor kita. Yang ada jam dindingnya. He… Mau punya yang kayak gitu ? Hm.. apa harus instal vista ? jawabannya GA HARUS ! karena sekarang ada software dari google yang namanya Google Desktop. Nah tuh software sebenarnya adalah gadget nya google. Sebuah program yang bisa kita gunakan untuk pencarian (searching), namun pencariannya itu bukan di web melainkan di desktop kita sendiri alias di komputer kita. Misalnya kamu mau cari file skripsi kamu, tapi lupa ditaro di folder apa. nah kamu pake aja google desktop. InsyaAllah ketemu. dan yang paling canggih adalah proses pencariannya yang sangat cepat asli cepet banget, ga pake acara loading-loading-an. Nah kalo kita udah instal nich software, tampilannya sama kayak sidebar-nya vista ! jadi selain berfungsi sebagai gadget pencarian google, software ini juga jadi semakin mempercantik desktop kita…

Mau nyoba ? Download ajah Disini

Yakin deh ga bakalan nyesel !!!!

Foxit reader pengganti Adobe reader


Tahu file PDF ? sebuah portable document yang biasa dibuka dengan menggunakan Adobe reder. Pernah ngalamin pembuakaan file PDF yang lamaaa banget ! Kalo pernah, bah saatnya kamu ganti program pembuka fle PDF kamu dengan yang ini…

Namanya : Foxit Reader…

Mungkin yang udah tahu, pasti pernah ngerasan ‘enak’nya. Terus terang ajah, nich program ga gede-gede amat, tapi kekuatannya dahsyat.. Pembuakaan file PDF nya cepet banget.. beneran deh… ga percaya ?

coba aja download nich sini…

http://www.foxitsoftware.com/pdf/reader_2/down_reader.htm

Inget !!!! Sofware ini gratissssss !!!!

Surat Cinta


Suatu hari saya mendapat sebuah email ~ dari calon istri sich 🙂 ~ nah email tersebut berisi surat cinta, saya pikir itu dari dia untuk saya, ternyata….. hm… silahkan di baca ajah, surat itu penuh makna, sangat penuh ilmu.
Surat Cinta
Suami saya adalah seorang yang sederhana, saya mencintai sifatnya yang alami dan saya menyukai perasaan hangat yang muncul di perasaan saya, ketika saya bersandar di bahunya yang bidang.
Tiga tahun dalam masa perkenalan, dan dua tahun dalam masa pernikahan, saya harus akui, bahwa saya mulai merasa lelah, alasan-alasan saya mencintainya dulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan.Saya seorang wanita yang sentimentil dan benar-benar sensitif serta berperasaan halus.
Saya merindukan saat-saat romantis seperti seorang anak yang menginginkan permen.
Tetapi semua itu tidak pernah saya dapatkan.
Suami saya jauh berbeda dari yang saya harapkan. Rasa sensitif-nya kurang.
Dan ketidakmampuannya dalam menciptakan suasana yang romantis dalam pernikahan kami telah mementahkan semua harapan saya akan cinta yang ideal.
Suatu hari, saya beranikan diri untuk mengatakan keputusan saya kepadanya, bahwa saya menginginkan perceraian.“Mengapa?”, tanya suami saya dengan terkejut. Baca lebih lanjut

Ayat-ayat cinta ???


Dalam sebuah novelnya, kang Abik telah mampu membuat jutaan orang tersenyum dan menangis, ayat-ayat cinta salah satu dari karya besar kang Abik. Novel tersebut juga mampu membuat saya menangis, membuat saya tak bisa tidur pada saat membacanya, saya baca novel tersebut satu hari -hanya satu hari- karena terus merasa ingin menuntaskan cerita itu, ingin tahu maknanya lebih dalam lagi….

Akhirnya, pada satu kesempatan aku dapat merasakan kekuatan makna yang ‘terselip’ dari novel tersebut, yaitu : arti cinta dalam hidup. Mungkin terasa naif, mungkin terasa biasa, tapi itu yang tampak dalam novel tersebut. Cinta itu harus dimiliki, harus dimaknai dengan tulus. Bukan karena ‘sesuatu’ juga bukan karena ‘belas kasihan’.

Sekarang muncul sebuah film dengan mengangkat judul ayat-ayat cinta, yang juga merupakan visual dari novel ayat-ayat cinta kang Abik. Namun, hati ini tak bisa tersentuh. ada beberapa hal yang membuat saya tak bisa merasakan kekuatan film ayat-ayat cinta seperti saya membaca novelnya. salah satunya adalah sebuah peran yang di mainkan oleh pemeran ceritanya, sangat tidak ‘pas’ -menurut saya- jadi ga sreg dengan jiwa novelnya. Apalagi sudah ditegaskan bahwa tidak semua cerita novel tersebut divisualkan bahkan ada yang tidak sama. jadi ga berasa gereget nya.

Mungkin saya hanya bisa berpendapat, bahkan mnkin pendapat saya itu banyak salahnya, tapi itulah yang saa rasakan…
Biar bagaimanapun juga, kang Abik adalah sastrawan yang menulis novel penuh hikmah. Salam hormat saya untuk beliau….

tedy winanto.

Sedikit Filosofi nich


Berikut ini adalah daftar delapan “filosofi buah” yang baru ja ku baca dari http://www.blogberita.com. Unik dan ada benarnya. Bisa ditiru, atau minimal buahnya nikmat dirujak. )

Berikut filosofi tersebut :
Jadilah pohon pisang.

  • Pohon pisang berbuah hanya sekali, lalu mati.
  • Artinya: Kesetiaan dalam pernikahan.

Jadilah duren, bukan kedondong.

  • Walaupun luarnya penuh kulit yang tajam, tapi bagian dalamnya lembut dan manis. Berbeda dengan kedondong yang luarnya mulus, rasanya agak asam, dan di dalamnya ada biji yang berduri.
  • Artinya: Don’t judge a book by its cover, seperti kata pelawak Tukul Arwana, jangan menilai orang dari luarnya saja.

Jadilah jagung, bukan jambu monyet.

  • Jagung membungkus bijinya yang banyak, sedangkan jambu monyet memamerkan bijinya yang cuma satu-satunya.
  • Artinya: Jangan suka pamer.

Jadilah bengkoang.

  • Walaupun hidup dalam kompos sampah, tapi isinya putih bersih.
  • Artinya: Jagalah hati, jangan kau nodai [Jadi teringat AA Gym].

Jadilah cabe.

  • Makin tua, makin pedas.
  • Artinya: Makin tua, makin bijaksana.

Jadilah tandan pete, bukan tandan rambutan.

  • Tandan pete membagi makanan sama rata ke biji petenya, semua seimbang. Tidak seperti rambutan; ada yang kecil, ada yang gede.
  • Artinya: Selalu adil dalam bersikap.

Jadilah buah nangka.

  • Selain buahnya, nangka memberi getah kepada penjual atau yang memakannya.
  • Artinya: Berikan kesan [yang positif] pada semua orang.

Jadilah buah manggis.